SALVADOR DALI


Salvador Felip Jacint Dalí Domènech adalah salah satu pelukis terpenting dari Spanyol. Ia dikenal lewat karya-karyanya yang surealis. 
Lahir: 11 Mei 1904, Figueres, Spanyol
Meninggal: 23 Januari 1989, Figueres, Spanyol
Karya seni: The Persistence of Memory, lainnya
Pengaruh: Pablo Picasso, Joan Miró, Federico García Lorca, lainnya
Film: Un Chien Andalou, Destino, L'Age d'Or, 
Saya juga mendapatkan fakta unik tentang Beliau. Salvador Felip Jacint Dalí Domènech yang lahir 11 Mei 1904 – meninggal 23 Januari 1989 pada umur 84 tahun ini adalah salah satu pelukis terpenting dari Spanyol. Ia dikenal lewat karya-karyanya yang surealis. Hasil karya dikenal karena kombinasi mimpi aneh (bizzare) dengan draftmanship dan keahlian menggambar yang luar biasa dipengaruhi oleh master Renaissance. Dali seorang artis dengan talenta dan imaginasi yang besar. Beliau mengakui bahwa dirinya mencintai melakukan hal yang tidak biasa untuk menarik perhatian dirinya sendiri, yang kadang-kadang mengganggu penggermar yang mencintai lukisannya dan juga para pengkritiknya, karena perilaku "keteaterannya" yang eksentrik kadang-kadang membayangi hasil karyanya di perhatian publik.
            Dalam fakta ini, perhatian Saya terpecah dengan adanya kata-kata yang terlihat asing di mata Saya, salah satunya adalah kat-kata Kubisme, Dadaisme, Surealisme yang ternyata adalah jenis bidang yang digunakan seorang Pelukis. Oleh karena itu, Saya berusaha mencari tahu definisi setiap kata-kata tersebut.
Kubisme adalah sebuah gerakan seni avant-garde abad ke-20 yang dirintis oleh Pablo Picasso dan Georges Braque. Gerkaan seni ini membuat revolusi dalam lukisan dan pahatan Eropa, dan menginspirasi gerakan sejenis dalam musik dan sastra. Cabang pertama kubisme, yaitu Kubisme Analitis, adalah gerakan seni radikal dan berpengaruh yang muncul antara 1907 dan 1911 di Perancis. Pada fase kedua, Kubisme Sintetis, gerakan ini menyebar dan masih ada sampai sekitar tahun 1919, ketika gerakan Surealisme mulai dikenal masyarakat.
Sejarawan seni Inggris, Douglas Cooper menjelaskaan tiga fase Kubisme dalam bukunya, The Cubist Epoch. Menurut Cooper ada yang namanya "Kubisme Awal" (1906-1908) ketika gerakan ini mulai dikembangkan di studio Picasso dan Braque; fase kedua disebut "Kubisme Tinggi" (1909-1914) ketika Juan Gris muncul sebagai seniman berpengaruh; dan akhirnya "Kubisme Akhir" (1914-1921) sebagai fase terakhir Kubisme sebagai gerakan avant-garde radikal.[1]
    Dalam karya seni kubisme, benda dipecahkan, dianalisis, dan diatur kembali dalam bentuk abstrakdaripada menampilkan obyek dari satu sudut pandang, seniman menampilkan subyek dari berbagai sudut pandang untuk menjelaskan subyek dalam konteks yang lebih besar. Kadang permukaan bersilangan dalam sudut acak, sehingga menghapus kedalaman lukisan yang jelas. Latar dan obyek menembus satu sama lain untuk membentuk ruang ambigu dangkal yang menjadi salah satu karakteristik khusus dari kubisme.
Dada atau Dadaisme merupakann gerakan budaya yang lahir di wilayah netral, yaitu Zürich, Switzerland, selama masa Perang Dunia I (1916-1920). Gerakan ini meliputi seni visual, sastra (puisi, pertunjukan seni, teori seni), teater dan desain grafis. Gerakan ini berfokus pada politik anti perangnya melalui penolakan pada aturan seni yang berlaku melalui karya budaya anti seni. Kegiatan gerakan ini antara lain pertemuan umum, demonstrasi dan publikasi jurnal seni/sastra. Seni, politik, dan budaya menjadi topik utama dalam publikasi mereka. Gerakan ini mengilhami kemunculan gerakan-gerakan sesudahnya: Avant-garde, gerakan musik kota, serta kelompok lain seperti Surrealisme, Nouveau Réalisme, Pop Art dan Fluxus.
Dadaisme merupakan aliran pemberontak di antara seniman dan penulis. Dan memiliki semangat yaitu menolak frame berpikir “seni adalah sesuatu yang tinggi, yang mahal, yang serius, complicated, dan eksklusif“. Mereka membenci frame berpikir “seni tinggi” karena seni semacam itu adalah milik kaum menengah ke atas yang memiliki estetika semu.
Surealisme ialah gerakan budaya yang bermula pada pertengahan tahun 1920-an. Surealisme merupakan seni dan penulisan yang paling banyak dikenal. Karya ini memiliki unsur kejutan, barang tak terduga yang ditempatkan berdekatan satu sama lain tanpa alasan yang jelas. Banyak seniman dan penulis surealis yang memandang karya mereka sebagai ungkapan gerakan filosofis yang pertama dan paling maju. Karya tersebut merupakan artefak, dan André Breton mengatakan bahwa surealisme berada di atas segala gerakan revolusi. Dari aktivitas Dadaisme, surealisme dibentuk dengan pusat gerakan terpentingnya di Paris. Dari tahun 1920-an aliran ini menyebar ke seluruh dunia. Surealisme memengaruhi film seperti Angel's Egg dan El Topo.
Kata surealisme diciptakan tahun 1917 oleh Guillaume Apollinaire dalam catatan program yang menjelaskan balet Parade, yang merupakan karya kolaboratif oleh Jean Cocteau, Erik Satie, Pablo Picasso dan Léonide Massine: "Dari persekutuan baru ini, hingga sekarang, perlengkapan dan kostum panggung di satu sisi dan koreografi di sisi lain hanya ada persekutuan pura-pura di antara mereka, terjadi sejenis super-realisme ('sur-réalisme') di Parade, di mana saya melihat titik mula serangkaian manifestasi semangat baru ini." (Wikipedia, 2012).
            Dari penjelasan di atas, jelas sudah bahwa aliran seni yang digunakan Dali adalah aliran yang sangat mengembangan unsur kejutan, termasuk dengan memberikan barang tak terduga yang berbeda kedekatan satu sama lain tanpa alasan yang jelas. Hal ini pula, yang membuat masyarakat berpikiran bahwa dirinya adalah orang yang gila.
 
The Persistence of Memory
Karya Seni
Artis: Salvador Dalí
Dimensi: 0 ft 9″ x 1 ft 1″
Media: Cat minyak
Periode: Surealisme
Dibuat: 1931
Lokasi: Museum of Modern Art (sejak 1934)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Find Us On Facebook

Random Posts

Social Share

Flickr

Events

Sponsor

Recent comments

Recent Comments

Popular Posts